Sabtu, 23 Juni 2018

Kalo munculnya Cannot open volume for direct access berarti dah gak bs diperbaiki ya gan?

Jumat, 31 Juli 2015

Perang Dunia I


Perang Dunia I (PDI) adalah sebuah perang global terpusat di Eropa yang dimulai pada tanggal 28 Juli 1914 sampai 11 November 1918. Perang ini sering disebut Perang Dunia atau Perang Besar sejak terjadi sampai dimulainya Perang Dunia II pada tahun 1939, dan Perang Dunia Pertama atau Perang Dunia I setelah itu. Perang ini melibatkan semua kekuatan besar dunia, yang terbagi menjadi dua aliansi bertentangan, yaitu Sekutu (berdasarkan Entente Tiga yang terdiri dari Britania RayaPerancis, dan Rusia) dan Blok Sentral(terpusat pada Aliansi Tiga yang terdiri dari JermanAustria-Hongaria, dan Italia; namun saat Austria-Hongaria melakukan serangan sementara persekutuan ini bersifat defensif, Italia tidak ikut berperang). Kedua aliansi ini melakukan reorganisasi (Italia berada di pihak Sekutu) dan memperluas diri saat banyak negara ikut serta dalam perang. Lebih dari 70 juta tentara militer, termasuk 60 juta orang Eropa, dimobilisasi dalam salah satu perang terbesar dalam sejarah. Lebih dari 9 juta prajurit gugur, terutama akibat kemajuan teknologi yang meningkatkan tingkat mematikannya suatu senjata tanpa mempertimbangkan perbaikan perlindungan atau mobilitas. Perang Dunia I adalah konflik paling mematikan keenam dalam sejarah dunia, sehingga membuka jalan untuk berbagai perubahan politik seperti revolusi di beberapa negara yang terlibat.
Penyebab jangka panjang perang ini mencakup kebijakan luar negeri imperialis kekuatan besar Eropa, termasuk Kekaisaran JermanKekaisaran Austria-HongariaKesultanan UtsmaniyahKekaisaran Rusia,Imperium BritaniaRepublik Perancis, dan ItaliaPembunuhan tanggal 28 Juni 1914 terhadap Adipati AgungFranz Ferdinand dari Austria, pewaris tahta Austria-Hongaria, oleh seorang nasionalis Yugoslavia di Sarajevo, Bosnia dan Herzegovina adalah pencetus perang ini. Pembunuhan tersebut berujung pada ultimatum Habsburg terhadap Kerajaan Serbia. Sejumlah aliansi yang dibentuk selama beberapa dasawarsa sebelumnya terguncang, sehingga dalam hitungan minggu semua kekuatan besar terlibat dalam perang; melalui koloni mereka, konflik ini segera menyebar ke seluruh dunia.
Pada tanggal 28 Juli, konflik ini dibuka dengan invasi ke Serbia oleh Austria-Hongaria, diikuti invasi Jerman ke BelgiaLuksemburg, dan Perancis; dan serangan Rusia ke Jerman. Setelah pawai Jerman di Paristersendat, Front Barat melakukan pertempuran atrisi statis dengan jalur parit yang mengubah sedikit suasana sampai tahun 1917. Di Timur, angkatan darat Rusia berhasil mengalahkan pasukan Kesultanan Utsmaniyah, namun dipaksa mundur dari Prusia Timur dan Polandia oleh angkatan darat Jerman. Front lainnya dibuka setelah Kesultanan Utsmaniyah ikut serta dalam perang tahun 1914, Italia dan Bulgaria tahun 1915, danRumania tahun 1916. Kekaisaran Rusia runtuh bulan Maret 1917, dan Rusia menarik diri dari perang setelahRevolusi Oktober pada akhir tahun itu. Setelah serangan Jerman di sepanjang front barat tahun 1918, Sekutu memaksa pasukan Jerman mundur dalam serangkaian serangan yang sukses dan pasukan Amerika Serikatmulai memasuki parit. Jerman, yang bermasalah dengan revolusi pada saat itu, setuju melakukan gencatan senjata pada tanggal 11 November 1918 yang kelak dikenal sebagai Hari Gencatan Senjata. Perang ini berakhir dengan kemenangan di pihak Sekutu.
Peristiwa di front Britania sama rusuhnya seperti front depan, karena para pihak terlibat berusaha memobilisasi tenaga manusia dan sumber daya ekonomi mereka untuk melakukan perang total. Pada akhir perang, empat kekuatan imperial besar—Kekaisaran JermanRusiaAustria-Hongaria, dan Utsmaniyah—bubar. Negara pengganti dua kekaisaran yang disebutkan pertama tadi kehilangan banyak sekali wilayah, sementara dua terakhir bubar sepenuhnya. Eropa Tengah terpecah menjadi beberapa negara kecil.Liga Bangsa-Bangsadibentuk dengan harapan mencegah konflik seperti ini selanjutnya. Nasionalisme Eropa yang muncul akibat perang dan pembubaran kekaisaran, dampak kekalahan Jerman dan masalah dengan Traktat Versaillesdiyakini menjadi faktor penyebab pecahnya Perang Dunia II.

Kamis, 21 April 2011

Adrian Mutu

Adrian Mutu lahir pada tanggal 8 Januari 1979 di Calinesti, Arges County, Rumania. Dia adalah seorang striker dan gelandang serang yang berkebangsaan Rumania.

Mutu memulai karir profesionalnya bersama klub Arges Pitesti dengan debutnya pada tanggal 15 Maret 1997. Keberhasilannya mencetak 14 gol dalam 41 penampilan membuatnya langsung ditarik oleh Dinamo Bucharest dengan transfer sebesar US$922 ribu.

Penampilan gemilangnya di klub besar Rumania ini menghasilkan 22 gol dalam 33 pertandingan. Perannya cukup besar membantu Dinamo menjadi juara Liga dan Piala Rumania. Tetapi di saat pemain Dinamo mendapatkan 2 piala ini, Mutu sudah pindah ke Inter Milan.

Mutu bergabung dengan Inter pada pertengahan musim dengan nilai transfer sebesar 6,5 juta Euro. Debutnya berjalan gemilang dengan berhasil mencetak gol setelah baru masuk selama 9 menit ketika melawan AC Milan dan membantu Inter meraih kemenangan 3-2. Tetapi berikutnya Mutu gagal menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan hanya tampil di 10 pertandingan untuk Inter dan tidak berhasil mencetak satu gol pun. Pada tahun 2000, dia dipinjamkan ke Verona sebelum akhirnya resmi ditransfer dengan biaya 4 juta Euro. Dan pada musim 2001/02 Parma membelinya dengan harga 10 juta Euro.

Pada tahun 2003, Chelsea membelinya seharga 29,4 juta Euro yang membuatnya menjadi pemain Rumania termahal di saat itu. Di 3 pertandingan pertamanya, Mutu berhasil mencetak 4 gol. Tetapi setelah itu dia kesulitan mencetak gol. Masa sulitnya bertambah di musim 2004–2005, Mutu berselisih dengan pelatihnya saat itu, Jose Mourinho, yang menuduhnya pura-pura cedera setelah melakukan pertandingan di kualifikasi Piala Dunia lawan Republik Ceko.

Pada bulan September 2004, Mutu gagal dalam tes doping karena kokain dan dipecat pada tanggal 29 Oktober 2004. Dia juga terkena skorsing selama 7 bulan sampai tanggl 18 Mei 2005 dan denda 20 ribu poundsterling dari FA Inggris. Pada tanggal 6 Juni 2008 Mutu diperintahkan FIFA untuk membayar 9,6 juta poundsterling ke Chelsea, sebagai kompensasi biaya transfer klub yang dikeluarkan untuknya. Pengacaranya mengumumkan akan menentang denda itu di pengadilan sipil. Tetapi hasilnya dendany malah naik ke 13,68 juta poundsterling.

Mutu akhirnya menandatanagi kontrak 5 tahun bersama Juventus pada tanggal 12 Januari 2005 meski baru bisa bermain Mei 2005. Pada 8 Juli 2006, Fiorentina membelinya seharga 8 juta Euro. Perpindahan ini mempertemukannya kembali dengan pelatih lamanya saat di Parma, Cesare Prandelli. Mutu kembali menjadi pencetak gol yang produktif bersama Luca Toni dan keduanya berhasil mencetak 32 gol di musim 2006/2007. Dia kemudian dinobatkan menjadi pemain terbaik oleh Il Calcio karena 16 gol dan 8 assist dalam 33 pertandingan.

Jose Mourinho


Jose Mario dos Santos Felix Mourinho yang lebih dikenal dengan panggilan Jose Mourinho, lahir di Setuba, Portugal pada tanggal 26 Januari 1963. Dia terkenal dengan profesinya sebagai pelatih klub sepak bola.

Mourinho adalah putra dari kiper berkebangsaan Portugal, Felix. Mourinho memulai karirnya sebagai pemain tetapi dia tidak puas karirnya dan lebih memilih beralih ke urusan manajerial.

Setelah beberapa lama bekerja sebagai asisten manajer dan pelatih tim muda di awal tahun 90-an, dia menjadi penerjemah bagi Bobby Robson. Mourinho belajar banyak dari pelatih veteran tersebut dan bekerja bersamanya di klub besar Portugal seperti Sporting Clube de Portugal, FC Porto, dan klub raksasa Spanyol Barcelona.

Kemudian dia mulai fokus untuk melatih dan menorehkan sukses dalam kepelatihan singkatnya di Benfica dan Uniao de Leiria. Mourinho kembali ke Porto pada tahun 2002, dan kali ini sebagai pelatih kepala. Tidak lama kemudian dia sukses membawa Porto menjadi juara Liga POrtugal, Piala Portugal dan Piala UEFA tahun 2003. Sukses yang lebih besar datang pada tahun 2004 ketika Mourinho memimpin klubnya menjadi juara Liga Portugal lagi dan memenangkan gelar paling bergengsi di Eropa yaitu Liga Champions.

Mourinho pindah ke Chelsea pada musim berikutnya dan berhasil memenangkan gelar Liga Inggris 2 tahun berturut-turut pada 2005 dan 2006, beserta gelar domestik lainnya. Dia sering menyulut kontroversi dengan keterus-terangannya. Tetapi kegemilangannya di Porto dan Chelsea menjadikannya sebagai salah satu manajer terbaik di dunia, yang diakui oleh rekan dan media. Dia dinobatkan menjadi manajer terbaik di dunia oleh International Federation of Football History and Statistics (IFFHS) untuk musim 2004-2005 dan 2005-2006.

Setelah berselisih dengan para tetinggi Chelsea, dia pindah ke Seri A dan menandatangani kontrak 3 tahun dengan Inter Milan pada pertengahan tahun 2008. Dalam 3 bulan, Mourinho berhasil memenangkan Piala Super Italia sebagai gelar pertamanya di Italia. Dia menyelesaikan musim pertamanya di Italia dengan memenangkan gelar juara Liga Italia Seri A.

Penghargaan Klub
1. Porto
- Liga Portugal: 2002-2003, 2003-04.
- Piala Portugal: 2002-2003.
- Piala Super Portugal: 2003.
- Liga Champions: 2004.
- Piala UEFA: 2003.
2. Chelsea
- Liga Premier: 2004-2005, 2005-2006.
- Piala FA: 2007.
- Piala LIga Inggris: 2005, 2007.
- Community Shield: 2005.
3. Inter Milan
- Seri A: 2008-2009
- Piala Super Italia: 2008.

Penghargaan Individu
- Manajer Terbaik UEFA Manager (2): 2002/2003, 2003/2004.
- Pelatih Terbaik versi World Soccer Magazine (2): 2003/2004, 2004/2005.
- BBC Sports Personality of Year Coach Award: 2004/2005.
- Pelatih Terbaik Liga Premier (2): 2004/2005, 2005/2006.
- Pelatih Terbaik Dunia versi IFFHS (2): 2004, 2005.
- Pelatih Terbaik Liga Premier: November 2004, Januari 2005 dan Maret 2007.

Data Pribadi
Nama Lengkap : José Mário dos Santos Félix Mourinho
Tanggal Lahir : 26 Januari 1963 (1963-01-26)
Kota Kelahiran : Setúbal, Portugal
Tinggi Badan : 1.76 m (5 kaki 9 1⁄2 inci)
Klub saat ini : Real Madrid
Jabatan : Manager

Karir Senior
Tahun Klub Penampilan, Gol
1980–1982 Rio Ave 16, (2)
1982–1983 Belenenses 16, (2)
1983–1985 Sesimbra 35, (1)
1985–1987 Comércio e Indústria 27, (8)

Manajer Klub
2000 Benfica
2001–2002 União de Leiria
2002–2004 FC Porto
2004–2007 Chelsea
2008–2010 Internazionale
2010–Hingga sekarang Real Madrid

AC Milan




Bola.net - Klub ini didirikan 1899 dengan nama "Klub Kriket dan Sepak bola Milan" (Milan Cricket and Football Club) oleh orang Inggris bernama Alfred Edwards. Kemudian menjadi Associazione Calcio Milan atau lebih dikenal dengan nama AC Milan atau hanya Milan saja, bukan Milano. Rossoneri merupakan julukan AC Milan, dengan seragam kebanggaannya yang berwarna merah-Hitam, AC Milan adalah salah satu tim yang paling berprestasi di Italia, selain Juventus dan Inter Milan.

Liga Italia musim 2006/07 ini merupakan musim yang terberat untuk AC Milan, karena AC Milan telah terbukti terlibat dengan skandal mafia wasit dan pengaturan hasil (skor) pertandingan atau dikenal dengan istilah Calciopoli. AC Milan dihukum dengan pengurangan 44 point di musim 2005/06 lalu, sehingga AC Milan kehilangan kesempatan untuk mengikuti Liga Champions. Tidak itu saja tetapi AC Milan akan mengawali Serie A musim 2006/07 dengan point awal -15.

DATA

Nama lengkap: Associazione Calcio Milan 1899 SpA
Julukan : Rossoneri (Merah-Hitam)
Didirikan : 1899
Stadion : San Siro,Milan-Italia, kapasitas 80,018
Kostum : Garis Merah Hitam-Hitam (Kandang), Putih-Putih (Tandang)
Pemilik Klub : Silvio Berlusconi
Pelatih : Leonardo

PEMAIN MUSIM 2009-2010

Kiper:
1 Dida
12 Christian Abbiati
30 Marco Storari
31 Flavio Roma
50 Filippo Perucchini

Bek:
4 Kakha Kaladze
5 Oguchi Onyewu
13 Alessandro Nesta
15 Gianluca Zambrotta
18 Marek Jankulovski
19 Giuseppe Favalli
25 Daniele Bonera
33 Thiago Silva
44 Massimo Oddo
77 Luca Antonini

Gelandang:
8 Gennaro Gattuso
10 Clarence Seedorf
16 Mathieu Flamini
20 Ignazio Abate
21 Andrea Pirlo
23 Massimo Ambrosini (captain)

Penyerang:
7 Alexandre Pato
9 Filippo Inzaghi
11 Klaas-Jan Huntelaar
17 Gianmarco Zigoni
22 Marco Borriello
49 Davide Di Gennaro
80 Ronaldinho


PRESTASI

1. Seri A: 17 kali (1901, 1906, 1907, 1950-51, 1954-55, 1956-57, 1958-59, 1961-62, 1967-68, 1978-79, 1987-88, 1991-92, 1992-93, 1993-94, 1995-96, 1998-99, 2003-2004)

2. Piala/Liga Champions: 7 kali (1962-63, 1968-69, 1988-89, 1989-90, 1993-94, 2002-03, 2006–07)

3. Piala Italia: 5 kali (1966-67, 1971-72, 1972-73, 1976-77. 2002-03)

4. Piala Super Italia: 5 kali (1988, 1992, 1993, 1994, 2004)

5. FIFA Club World Cup: 2007

5. Piala Interkontinental: 3 kali (1969, 1989, 1990)

6. Piala Super Eropa: 5 kali (1989, 1990, 1994, 2003; 2007)

7. Piala Winners: 2 kali (1967-68, 1972-73)

8. Piala Latin: 2 kali (1951, 1956)

Piala yang paling penting bagi klub-klub Eropa pada tahun 40-an dan 50-an. Diselenggarakan sejak 1949 hingga 1957 antara juara-juara Perancis, Italia, Portugal dan Spanyol. Kejuaraan ini menghilang setelah dimulainya Piala Champions.)

9. Piala Mitropa (1981/82) (bola/row)

Biografi R.A Kartini


Raden Adjeng Kartini adalah seseorang dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa, putri Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, bupati Jepara. Ia adalah putri dari istri pertama, tetapi bukan istri utama. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara.
Ayah Kartini pada mulanya adalah seorang wedana di Mayong. Peraturan kolonial waktu itu mengharuskan seorang bupati beristerikan seorang bangsawan. Karena M.A. Ngasirah bukanlah bangsawan tinggi, maka ayahnya menikah lagi dengan Raden Adjeng Woerjan (Moerjam), keturunan langsung Raja Madura. Setelah perkawinan itu, maka ayah Kartini diangkat menjadi bupati di Jepara menggantikan kedudukan ayah kandung R.A. Woerjan, R.A.A. Tjitrowikromo.
Kartini adalah anak ke-5 dari 11 bersaudara kandung dan tiri. Dari kesemua saudara sekandung, Kartini adalah anak perempuan tertua. Kakeknya, Pangeran Ario Tjondronegoro IV, diangkat bupati dalam usia 25 tahun. Kakak Kartini, Sosrokartono, adalah seorang yang pintar dalam bidang bahasa. Sampai usia 12 tahun, Kartini diperbolehkan bersekolah di ELS (Europese Lagere School). Di sini antara lain Kartini belajar bahasa Belanda. Tetapi setelah usia 12 tahun, ia harus tinggal di rumah karena sudah bisa dipingit.
Karena Kartini bisa berbahasa Belanda, maka di rumah ia mulai belajar sendiri dan menulis surat kepada teman-teman korespondensi yang berasal dari Belanda. Salah satunya adalah Rosa Abendanon yang banyak mendukungnya. Dari buku-buku, koran, dan majalah Eropa, Kartini tertarik pada kemajuan berpikir perempuan Eropa. Timbul keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi, karena ia melihat bahwa perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah.
Kartini banyak membaca surat kabar Semarang De Locomotief yang diasuh Pieter Brooshooft, ia juga menerima leestrommel (paket majalah yang diedarkan toko buku kepada langganan). Di antaranya terdapat majalah kebudayaan dan ilmu pengetahuan yang cukup berat, juga ada majalah wanita Belanda De Hollandsche Lelie.
Kartini pun kemudian beberapa kali mengirimkan tulisannya dan dimuat di De Hollandsche Lelie. Dari surat-suratnya tampak Kartini membaca apa saja dengan penuh perhatian, sambil membuat catatan-catatan. Kadang-kadang Kartini menyebut salah satu karangan atau mengutip beberapa kalimat. Perhatiannya tidak hanya semata-mata soal emansipasi wanita, tapi juga masalah sosial umum.
Kartini melihat perjuangan wanita agar memperoleh kebebasan, otonomi dan persamaan hukum sebagai bagian dari gerakan yang lebih luas. Di antara buku yang dibaca Kartini sebelum berumur 20, terdapat judul Max Havelaar dan Surat-Surat Cinta karya Multatuli, yang pada November 1901 sudah dibacanya dua kali. Lalu De Stille Kraacht (Kekuatan Gaib) karya Louis Coperus. Kemudian karya Van Eeden yang bermutu tinggi, karya Augusta de Witt yang sedang-sedang saja, roman-feminis karya Nyonya Goekoop de-Jong Van Beek dan sebuah roman anti-perang karangan Berta Von Suttner, Die Waffen Nieder (Letakkan Senjata). Semuanya berbahasa Belanda.
Makam R.A. Kartini di Bulu, Rembang.
Oleh orangtuanya, Kartini disuruh menikah dengan bupati Rembang, K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat, yang sudah pernah memiliki tiga istri. Kartini menikah pada tanggal 12 November 1903. Suaminya mengerti keinginan Kartini dan Kartini diberi kebebasan dan didukung mendirikan sekolah wanita di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor kabupaten Rembang, atau di sebuah bangunan yang kini digunakan sebagai Gedung Pramuka. Anak pertama dan sekaligus terakhirnya, RM Soesalit, lahir pada tanggal 13 September 1904. Beberapa hari kemudian, 17 September 1904, Kartini meninggal pada usia 25 tahun. Kartini dimakamkan di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Rembang.
Kartinischool (1918)
Berkat kegigihannya Kartini, kemudian didirikan Sekolah Wanita oleh Yayasan Kartini di Semarang pada 1912, dan kemudian di Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah “Sekolah Kartini”. Yayasan Kartini ini didirikan oleh keluarga Van Deventer, seorang tokoh Politik Etis.
Presiden Soekarno mengeluarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No.108 Tahun 1964, tanggal 2 Mei 1964, yang menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional sekaligus menetapkan hari lahir Kartini, tanggal 21 April, untuk diperingati setiap tahun sebagai hari besar yang kemudian dikenal sebagai Hari Kartini.
di kutip dari http://id.wikipedia.org/wiki/Kartini

Kanker Tulang Belakang, Bagaimana Gejalanya?


REPUBLIKA.CO.ID, Kanker tulang belakang sangat jarang ditemui. Kasus kanker tulang belakang yang paling banyak terjadi adalah adalah metastasis, yaitu kanker berasal dari bagian lain dari tubuh dan menyebar ke tulang belakang. Ketika kanker menyebar atau berasal di daerah ini, biasanya mempengaruhi satu atau lebih bagian tulang belakang. Jika seseorang mengembangkan kanker tulang belakang, baik primer atau sekunder, ia akan menunjukkan gejala penyakit yang berbeda.
Kanker tulang primer di tulang belakang jarang terjadi. Kanker pada tulang belakang dapat menyebabkan hancurnya sel-sel sehat tulang penderita. Tumor kanker tidak hanya merusak tulang tulang belakang tetapi juga merusak sumsum tulang belakang penderitanya. Gejala kanker tulang di tulang belakang termasuk rasa sakit, patah tulang dan mati rasa atau kelemahan.
Rasa sakit
Tanda paling umum dari kanker tulang di tulang belakang adalah nyeri pada leher atau punggung. Rasa sakit akan terus-menerus dan disertai dengan gejala lainnya. Nyeri ini bisa hanya di daerah belakang, bisa juga menyebar ke anggota badan lain. Pengembangannya tergantung hanya pada lokasi pertumbuhan abnormal. Jika kanker menyebabkan sejumlah kecil peradangan dan iritasi, rasa sakit biasanya tetap di belakang. Jika kanker menekan saraf, rasa sakit berdifusi keluar ke "dahan" yang terkait. Tidak peduli sumber rasa sakit, kanker tulang belakang menyebabkan ketidaknyamanan kronis.

Kelemahan
Jika kanker tempat cukup tekanan pada saraf, seseorang akan menderita kelemahan. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh gangguan pada impuls dari tulang belakang. Jika kanker menyebabkan peradangan besar di belakang, otak tidak lagi mampu berkomunikasi dengan baik dengan kaki. Akibatnya, penderita mungkin merasa sulit untuk berjalan, membawa, meraih sesuatu, atau berpegangan.
Kepekaan berkurang
Kanker tulang belakang dapat mempengaruhi sensasi sentuhan. Karena sumsum tulang belakang adalah saraf pusat, peradangan atau tekanan di daerah ini dapat mengakibatkan pengurangan sensasi. Objek mungkin tidak lagi merasa panas atau dingin untuk disentuh. Serupa dengan ketidakmampuan otak untuk berkomunikasi dengan anggota badan, anggota badan menjadi tidak sepenuhnya berkomunikasi dengan otak.

Inkontinensia
Kanker tulang belakang juga dapat menyebabkan inkontinensia. Gejala ini sangat mirip dengan kelemahan, karena tekanan pada saraf tertentu dalam tulang belakang yang bertanggung jawab untuk mengontrol kinerja kandung kemih dan usus. Jika impuls terganggu, dapat menyebabkan seseorang kehilangan kontrol kandung kemih mereka, usus, atau keduanya.

Kelumpuhan
Seiring perkembangan kanker tulang belakang, seseorang mungkin menderita kelumpuhan. Tergantung pada beratnya kanker, kelumpuhan dapat diisolasi untuk satu anggota badan. Ukuran dan lokasi pertumbuhan menentukan jumlah kelumpuhan, karena kanker bisa sampai ke titik di mana saraf tampaknya putus atau lesi telah terbentuk pada saraf itu sendiri.