Rossoneri
Sabtu, 23 Juni 2018
Jumat, 31 Juli 2015
Perang Dunia I
Kamis, 21 April 2011
Adrian Mutu
Mutu memulai karir profesionalnya bersama klub Arges Pitesti dengan debutnya pada tanggal 15 Maret 1997. Keberhasilannya mencetak 14 gol dalam 41 penampilan membuatnya langsung ditarik oleh Dinamo Bucharest dengan transfer sebesar US$922 ribu.
Penampilan gemilangnya di klub besar Rumania ini menghasilkan 22 gol dalam 33 pertandingan. Perannya cukup besar membantu Dinamo menjadi juara Liga dan Piala Rumania. Tetapi di saat pemain Dinamo mendapatkan 2 piala ini, Mutu sudah pindah ke Inter Milan.
Mutu bergabung dengan Inter pada pertengahan musim dengan nilai transfer sebesar 6,5 juta Euro. Debutnya berjalan gemilang dengan berhasil mencetak gol setelah baru masuk selama 9 menit ketika melawan AC Milan dan membantu Inter meraih kemenangan 3-2. Tetapi berikutnya Mutu gagal menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan hanya tampil di 10 pertandingan untuk Inter dan tidak berhasil mencetak satu gol pun. Pada tahun 2000, dia dipinjamkan ke Verona sebelum akhirnya resmi ditransfer dengan biaya 4 juta Euro. Dan pada musim 2001/02 Parma membelinya dengan harga 10 juta Euro.
Pada tahun 2003, Chelsea membelinya seharga 29,4 juta Euro yang membuatnya menjadi pemain Rumania termahal di saat itu. Di 3 pertandingan pertamanya, Mutu berhasil mencetak 4 gol. Tetapi setelah itu dia kesulitan mencetak gol. Masa sulitnya bertambah di musim 2004–2005, Mutu berselisih dengan pelatihnya saat itu, Jose Mourinho, yang menuduhnya pura-pura cedera setelah melakukan pertandingan di kualifikasi Piala Dunia lawan Republik Ceko.
Pada bulan September 2004, Mutu gagal dalam tes doping karena kokain dan dipecat pada tanggal 29 Oktober 2004. Dia juga terkena skorsing selama 7 bulan sampai tanggl 18 Mei 2005 dan denda 20 ribu poundsterling dari FA Inggris. Pada tanggal 6 Juni 2008 Mutu diperintahkan FIFA untuk membayar 9,6 juta poundsterling ke Chelsea, sebagai kompensasi biaya transfer klub yang dikeluarkan untuknya. Pengacaranya mengumumkan akan menentang denda itu di pengadilan sipil. Tetapi hasilnya dendany malah naik ke 13,68 juta poundsterling.
Mutu akhirnya menandatanagi kontrak 5 tahun bersama Juventus pada tanggal 12 Januari 2005 meski baru bisa bermain Mei 2005. Pada 8 Juli 2006, Fiorentina membelinya seharga 8 juta Euro. Perpindahan ini mempertemukannya kembali dengan pelatih lamanya saat di Parma, Cesare Prandelli. Mutu kembali menjadi pencetak gol yang produktif bersama Luca Toni dan keduanya berhasil mencetak 32 gol di musim 2006/2007. Dia kemudian dinobatkan menjadi pemain terbaik oleh Il Calcio karena 16 gol dan 8 assist dalam 33 pertandingan.
Jose Mourinho
Jose Mario dos Santos Felix Mourinho yang lebih dikenal dengan panggilan Jose Mourinho, lahir di Setuba, Portugal pada tanggal 26 Januari 1963. Dia terkenal dengan profesinya sebagai pelatih klub sepak bola.
Mourinho adalah putra dari kiper berkebangsaan Portugal, Felix. Mourinho memulai karirnya sebagai pemain tetapi dia tidak puas karirnya dan lebih memilih beralih ke urusan manajerial.
Setelah beberapa lama bekerja sebagai asisten manajer dan pelatih tim muda di awal tahun 90-an, dia menjadi penerjemah bagi Bobby Robson. Mourinho belajar banyak dari pelatih veteran tersebut dan bekerja bersamanya di klub besar Portugal seperti Sporting Clube de Portugal, FC Porto, dan klub raksasa Spanyol Barcelona.
Kemudian dia mulai fokus untuk melatih dan menorehkan sukses dalam kepelatihan singkatnya di Benfica dan Uniao de Leiria. Mourinho kembali ke Porto pada tahun 2002, dan kali ini sebagai pelatih kepala. Tidak lama kemudian dia sukses membawa Porto menjadi juara Liga POrtugal, Piala Portugal dan Piala UEFA tahun 2003. Sukses yang lebih besar datang pada tahun 2004 ketika Mourinho memimpin klubnya menjadi juara Liga Portugal lagi dan memenangkan gelar paling bergengsi di Eropa yaitu Liga Champions.
Mourinho pindah ke Chelsea pada musim berikutnya dan berhasil memenangkan gelar Liga Inggris 2 tahun berturut-turut pada 2005 dan 2006, beserta gelar domestik lainnya. Dia sering menyulut kontroversi dengan keterus-terangannya. Tetapi kegemilangannya di Porto dan Chelsea menjadikannya sebagai salah satu manajer terbaik di dunia, yang diakui oleh rekan dan media. Dia dinobatkan menjadi manajer terbaik di dunia oleh International Federation of Football History and Statistics (IFFHS) untuk musim 2004-2005 dan 2005-2006.
Setelah berselisih dengan para tetinggi Chelsea, dia pindah ke Seri A dan menandatangani kontrak 3 tahun dengan Inter Milan pada pertengahan tahun 2008. Dalam 3 bulan, Mourinho berhasil memenangkan Piala Super Italia sebagai gelar pertamanya di Italia. Dia menyelesaikan musim pertamanya di Italia dengan memenangkan gelar juara Liga Italia Seri A.
Penghargaan Klub
1. Porto
- Liga Portugal: 2002-2003, 2003-04.
- Piala Portugal: 2002-2003.
- Piala Super Portugal: 2003.
- Liga Champions: 2004.
- Piala UEFA: 2003.
2. Chelsea
- Liga Premier: 2004-2005, 2005-2006.
- Piala FA: 2007.
- Piala LIga Inggris: 2005, 2007.
- Community Shield: 2005.
3. Inter Milan
- Seri A: 2008-2009
- Piala Super Italia: 2008.
Penghargaan Individu
- Manajer Terbaik UEFA Manager (2): 2002/2003, 2003/2004.
- Pelatih Terbaik versi World Soccer Magazine (2): 2003/2004, 2004/2005.
- BBC Sports Personality of Year Coach Award: 2004/2005.
- Pelatih Terbaik Liga Premier (2): 2004/2005, 2005/2006.
- Pelatih Terbaik Dunia versi IFFHS (2): 2004, 2005.
- Pelatih Terbaik Liga Premier: November 2004, Januari 2005 dan Maret 2007.
Data Pribadi
Nama Lengkap : José Mário dos Santos Félix Mourinho
Tanggal Lahir : 26 Januari 1963 (1963-01-26)
Kota Kelahiran : Setúbal, Portugal
Tinggi Badan : 1.76 m (5 kaki 9 1⁄2 inci)
Klub saat ini : Real Madrid
Jabatan : Manager
Karir Senior
Tahun Klub Penampilan, Gol
1980–1982 Rio Ave 16, (2)
1982–1983 Belenenses 16, (2)
1983–1985 Sesimbra 35, (1)
1985–1987 Comércio e Indústria 27, (8)
Manajer Klub
2000 Benfica
2001–2002 União de Leiria
2002–2004 FC Porto
2004–2007 Chelsea
2008–2010 Internazionale
2010–Hingga sekarang Real Madrid
AC Milan

Bola.net - Klub ini didirikan 1899 dengan nama "Klub Kriket dan Sepak bola Milan" (Milan Cricket and Football Club) oleh orang Inggris bernama Alfred Edwards. Kemudian menjadi Associazione Calcio Milan atau lebih dikenal dengan nama AC Milan atau hanya Milan saja, bukan Milano. Rossoneri merupakan julukan AC Milan, dengan seragam kebanggaannya yang berwarna merah-Hitam, AC Milan adalah salah satu tim yang paling berprestasi di Italia, selain Juventus dan Inter Milan.
Liga Italia musim 2006/07 ini merupakan musim yang terberat untuk AC Milan, karena AC Milan telah terbukti terlibat dengan skandal mafia wasit dan pengaturan hasil (skor) pertandingan atau dikenal dengan istilah Calciopoli. AC Milan dihukum dengan pengurangan 44 point di musim 2005/06 lalu, sehingga AC Milan kehilangan kesempatan untuk mengikuti Liga Champions. Tidak itu saja tetapi AC Milan akan mengawali Serie A musim 2006/07 dengan point awal -15.
DATA
Nama lengkap: Associazione Calcio Milan 1899 SpA
Julukan : Rossoneri (Merah-Hitam)
Didirikan : 1899
Stadion : San Siro,Milan-Italia, kapasitas 80,018
Kostum : Garis Merah Hitam-Hitam (Kandang), Putih-Putih (Tandang)
Pemilik Klub : Silvio Berlusconi
Pelatih : Leonardo
PEMAIN MUSIM 2009-2010
Kiper:
1 Dida
12 Christian Abbiati
30 Marco Storari
31 Flavio Roma
50 Filippo Perucchini
Bek:
4 Kakha Kaladze
5 Oguchi Onyewu
13 Alessandro Nesta
15 Gianluca Zambrotta
18 Marek Jankulovski
19 Giuseppe Favalli
25 Daniele Bonera
33 Thiago Silva
44 Massimo Oddo
77 Luca Antonini
Gelandang:
8 Gennaro Gattuso
10 Clarence Seedorf
16 Mathieu Flamini
20 Ignazio Abate
21 Andrea Pirlo
23 Massimo Ambrosini (captain)
Penyerang:
7 Alexandre Pato
9 Filippo Inzaghi
11 Klaas-Jan Huntelaar
17 Gianmarco Zigoni
22 Marco Borriello
49 Davide Di Gennaro
80 Ronaldinho
PRESTASI
1. Seri A: 17 kali (1901, 1906, 1907, 1950-51, 1954-55, 1956-57, 1958-59, 1961-62, 1967-68, 1978-79, 1987-88, 1991-92, 1992-93, 1993-94, 1995-96, 1998-99, 2003-2004)
2. Piala/Liga Champions: 7 kali (1962-63, 1968-69, 1988-89, 1989-90, 1993-94, 2002-03, 2006–07)
3. Piala Italia: 5 kali (1966-67, 1971-72, 1972-73, 1976-77. 2002-03)
4. Piala Super Italia: 5 kali (1988, 1992, 1993, 1994, 2004)
5. FIFA Club World Cup: 2007
5. Piala Interkontinental: 3 kali (1969, 1989, 1990)
6. Piala Super Eropa: 5 kali (1989, 1990, 1994, 2003; 2007)
7. Piala Winners: 2 kali (1967-68, 1972-73)
8. Piala Latin: 2 kali (1951, 1956)
Piala yang paling penting bagi klub-klub Eropa pada tahun 40-an dan 50-an. Diselenggarakan sejak 1949 hingga 1957 antara juara-juara Perancis, Italia, Portugal dan Spanyol. Kejuaraan ini menghilang setelah dimulainya Piala Champions.)
9. Piala Mitropa (1981/82) (bola/row)
Biografi R.A Kartini
Makam R.A. Kartini di Bulu, Rembang.
Kartinischool (1918)
Kanker Tulang Belakang, Bagaimana Gejalanya?
REPUBLIKA.CO.ID, Kanker tulang belakang sangat jarang ditemui. Kasus kanker tulang belakang yang paling banyak terjadi adalah adalah metastasis, yaitu kanker berasal dari bagian lain dari tubuh dan menyebar ke tulang belakang. Ketika kanker menyebar atau berasal di daerah ini, biasanya mempengaruhi satu atau lebih bagian tulang belakang. Jika seseorang mengembangkan kanker tulang belakang, baik primer atau sekunder, ia akan menunjukkan gejala penyakit yang berbeda.
Kanker tulang primer di tulang belakang jarang terjadi. Kanker pada tulang belakang dapat menyebabkan hancurnya sel-sel sehat tulang penderita. Tumor kanker tidak hanya merusak tulang tulang belakang tetapi juga merusak sumsum tulang belakang penderitanya. Gejala kanker tulang di tulang belakang termasuk rasa sakit, patah tulang dan mati rasa atau kelemahan.
Rasa sakit
Tanda paling umum dari kanker tulang di tulang belakang adalah nyeri pada leher atau punggung. Rasa sakit akan terus-menerus dan disertai dengan gejala lainnya. Nyeri ini bisa hanya di daerah belakang, bisa juga menyebar ke anggota badan lain. Pengembangannya tergantung hanya pada lokasi pertumbuhan abnormal. Jika kanker menyebabkan sejumlah kecil peradangan dan iritasi, rasa sakit biasanya tetap di belakang. Jika kanker menekan saraf, rasa sakit berdifusi keluar ke "dahan" yang terkait. Tidak peduli sumber rasa sakit, kanker tulang belakang menyebabkan ketidaknyamanan kronis.
Kelemahan
Jika kanker tempat cukup tekanan pada saraf, seseorang akan menderita kelemahan. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh gangguan pada impuls dari tulang belakang. Jika kanker menyebabkan peradangan besar di belakang, otak tidak lagi mampu berkomunikasi dengan baik dengan kaki. Akibatnya, penderita mungkin merasa sulit untuk berjalan, membawa, meraih sesuatu, atau berpegangan.
Kepekaan berkurang
Kanker tulang belakang dapat mempengaruhi sensasi sentuhan. Karena sumsum tulang belakang adalah saraf pusat, peradangan atau tekanan di daerah ini dapat mengakibatkan pengurangan sensasi. Objek mungkin tidak lagi merasa panas atau dingin untuk disentuh. Serupa dengan ketidakmampuan otak untuk berkomunikasi dengan anggota badan, anggota badan menjadi tidak sepenuhnya berkomunikasi dengan otak.
Inkontinensia
Kanker tulang belakang juga dapat menyebabkan inkontinensia. Gejala ini sangat mirip dengan kelemahan, karena tekanan pada saraf tertentu dalam tulang belakang yang bertanggung jawab untuk mengontrol kinerja kandung kemih dan usus. Jika impuls terganggu, dapat menyebabkan seseorang kehilangan kontrol kandung kemih mereka, usus, atau keduanya.
Kelumpuhan
Seiring perkembangan kanker tulang belakang, seseorang mungkin menderita kelumpuhan. Tergantung pada beratnya kanker, kelumpuhan dapat diisolasi untuk satu anggota badan. Ukuran dan lokasi pertumbuhan menentukan jumlah kelumpuhan, karena kanker bisa sampai ke titik di mana saraf tampaknya putus atau lesi telah terbentuk pada saraf itu sendiri.




